|
Strategi Memburu Peluang Kerja dan Karir |
|
|
|
|
Jika anda pernah mencoba melakukan pencarian kerja di internet, dan ternyata itu berhasil. Hebat! Dan selamat untuk anda! Tetapi jika anda telah mencobanya berkali-kali, namun tidak
satupun pancingan anda membuahkan hasil, kejadian ini tidaklah aneh.
Apalagi ketika ada dari mereka yang menyatakan bahwa pencarian kerja di
internet itu pahit dan tidak mudah! Ini juga ada benarnya!
Mendapatkan pekerjaan melalui lowongan yang tersedia di
internet itu sama halnya dengan memanfaatkan lowongan yang ada di dunia
biasa, misalnya melalui koran, informasi mulut ke mulut, dll.
Mendapatkan pekerjaan itu juga bisa dibilang susah sebelum adanya
internet, begitu juga dengan menggunakan internet. Terutama bagi mereka
yang tidak menggunakan strategi yang matang!
Jika anda memiliki pengalaman pahit untuk hal ini, anda tidak
sendiri! Berikut ini beberapa kekecewaan dan keluhan dalam pencarian di
internet ini.
|
* |
Saya pesimis bisa mendapatkan pekerjaan melalui lowongan online. Karena banyak orang pintar yang udah memanfaatkannya.
| |
* |
Banyak menghabiskan waktu saya, tidak satupun yang berhasil!
| |
* |
Saya tidak pernah mendapatkan jawaban dari lamaran yang saya kirimkan.
| |
* |
Saya
tidak pernah mendapatkan respon secara online. Menurut pendapat saya,
jika anda tidak bekerja di lingkungan komputer, lupakan untuk melakukan
pencarian kerja secara online.
| |
* |
Saya
berfikir bahwa pengguna internet itu sangat terbatas, termasuk
perusahaan yang menggunakannya. Saya pikir, meskipun hanya untuk
pekerja kelas dasar, katakanlah untuk operator entri data saja, yang
mereka butuhkan adalah orang hebat, dengan pengalaman bertahun-tahun.
|
Bagaimana? Itulah pendapat sebagian dari
para pencari kerja yang tidak terlalu yakin akan penggunaan internet
dalam memanfaatkan lowongan kerja yang tersedia.
Seperti diungkapkan oleh Margaret Riley dalam salah satu
tulisannya mengatakan bahwa internet merupakan dimensi baru dalam
proses perekrutan tenaga kerja bagi perusahaan, terutama bila dilihat
dari perekrutan yang dilakukan secara tradisional. Mereka
memanfaatkannya karena akan mempermudah kedua belah pihak, baik sebagai
perekrut maupun sebagai yang direkrut.
Jika anda memanfaatkan teknologi ini, yang perlu diingat bahwa
waktu yang dibutuhkan dalam proses pencarian kerja yang baru maksimal
mungkin hanya memakan 15% dari keseluruhan proses. Yang penting
sebenarnya bukanlah internetnya saja, namun faktor pendukung lainnya
pun harus diperhatikan. Yaitu strategi.
Mari kita lihat bersama, internet merupakan pintu untuk
melihat peluang. Jika pintu itu terbuka untuk anda, peranan yang lain
yang harus dimatangkan adalah proses perekrutan tersebut. mulai dari
persiapan resume anda, bagaimana anda mempromosikan diri anda sendiri,
bagaimana menindaklanjuti hingga proses wawancara, dst. Inilah termasuk
kuncinya.
Anda menemukan pintu masuk, namun tidak membawa materi yang
tepat, tentu anda akan terdepak begitu saja. Atau pada saat wawancara
yang tidak beres, tentu akan berpengaruh terhadap penentuan anda akan
diterima atau tidaknya pada bidang kerja dan perusahaan yang anda
minati.
Berikut ini beberapa aturan singkat yang perlu diperhatikan
agar anda dapat berhasil menarik perhatian mereka dan membuat mereka
bisa yakin untuk merekrut anda.
|
* |
Kenalilah hal yang terbaik yang anda miliki, serta skill yang anda punya.
| |
* |
Kenalilah apa sebenarnya pekerjaan yang anda inginkan sehingga anda menyenangi pekerjaan tersebut.
| |
* |
Berbicaralah
dengan orang-orang yang menurut anda bisa membantu anda. Termasuk
dengan orang-orang yang bekerja pada bidang yang anda minati, temukan
bagaimana mereka menyukai pekerjaan mereka, dan bagaimana mereka
menemukan pekerjaan untuk mereka. Belajarlah dari pengalaman mereka.
| |
* |
Lakukanlah
riset kecil, lalu, tentukan diarea mana pada suatu perusahaan bidang
pekerjaan yang anda minati tersebut berada, sehingga anda dapat
menemukan apa saja permasalahan dan tantangan yang ada. | |
* |
Identifikasi
dan temukan siapa orang kunci yang sebenarnya memiliki kekuatan untuk
merekrut anda, gunakan kontak person yang anda miliki selama ini, siapa
pun yang anda kenal tentunya, terutama untuk menemukan orang kunci
tersebut.
| |
* |
Tunjukan
kepada orang kunci tersebut kekuatan yang anda miliki, terutama dalam
menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang bisa anda bantu dan
selelsaikan, bahwa anda adalah orang yang pantas untuk itu.
| |
* |
Jangan
merasa gagal secara pribadi ketika anda tidak berhasil. Perlu diingat
bahwa ada dua tipe pekerja yang ada pada suatu perusahaan, yaitu mereka
yang tidak memiliki kemampuan terutama dengan skill yang anda miliki
(misalnya karena umur, latar belakang, tidak memiliki pengalaman, dll.)
dan orang yang tidak bisa mengerjakan pekerjaan dari permasalahan yang
mereka hadapi, sementara anda bisa menyelesaikannya.
|
|